
Menghadapi 3 dosen dengan pertanyaan tajamnya memang bisa bikin sakit kepala. Bayangan “dibantai” habis-habisan sampai cemas karena takut gagal sering menghantui pikiran. Nah, agar pendadaranmu lancar dan ujianmu bisa berakhir menyenangkan, cobalah enyahkan rasa takut dan deg-deganmu dengan tips ringan dari Hipwee berikut ini.
1. Layaknya berangkat perang, kamu perlu mengkonsultasikan “senjata” yang kamu punya pada dosen pembimbing sebelum sidang.
Pendadaran skripsi itu layaknya perang. Untuk berangkat ke sana, kamu perlu izin alias ACC dari “komandan”. Nah, layaknya prajurit yang baik, sebelum berperang kamu harus lapor terlebih dahulu pada komandan, menyiapkan peralatan perang. Jadi konsultasikanlah lebih dulu skripsimu untuk terakhir kalinya pada dosen pembimbing. Agar lebih mantap, kamu bisa meminta pendapat beliau tentang presentasi power point yang telah kamu buat, atau mungkin kelengkapan data tambahan yang harus dicantumkan saat pendadaran.Konsultasi seperti ini bisa menyelamatkanmu saat pendadaran. Selain membuat amunisimu lebih lengkap dan siap, hubunganmu dengan dosen pembimbing juga makin erat Sikap “terbuka” seperti ini membuat beliau menjadi lebih pemurah. Jika saat sidang kamu akan dihajar banyak pertanyaan dari dosen penguji lain, maka dosen pembimbingmu tak berat hati untuk membantumu menjawab pertanyaan. Nah, layaknya perang, kalau kamu ingin menang, maka kamu harus mendapat dukungan penuh dari komandan.
2. Jika masih ada yang belum kamu pahami dari naskahmu sendiri, teruslah belajar dan cari jawabannya sebelum pendadaran. Dengan begitu kamu tak akan mati gaya saat ditanya di dalam ruang sidang.
Nah, agar kamu tak mati gaya dan bisa pertanyaan dengan lancar, mulailah dengan membaca ulang skripsi yang kamu buat. Kamu bisa menambahkan catatan-catatan kecil untuk belajar lalu cobalah jabarkan lagi agar kamu benar-benar paham. Mungkin kamu mengambil tema tentang pembelahan sel, gak jarang mereka akan memberimu pertanyaan dasar tentang struktur sel, seluk-beluk fungsi dan faktor yang mempengaruhinya. Nah, agar bisa segera memberikan kabar bahagia untuk orangtua setelah sidang nanti, pastikan kamu paham dengan apa yang kamu tulis dalam naskahmu sendiri ya.3. Pendadaran itu bukan ketemu gebetan, jadi jangan pakai busana yang aneh-aneh. Berpakaianlah seperti kamu melamar kerja.

Pendadaran adalah presentasi ilmiah, bukan mau ketemu gebetan, jadi kerapian adalah poin paling penting. Perhiasan dan dandan menor harus kamu tinggalkan.
4. Sempatkan latihan presentasi di depan teman-temanmu sendiri, agar mentalmu lebih tertata saat melakukannya di depan dosen penguji.

Kamu bisa latihan ujian dengan presentasi dan biarkan teman-temanmu seolah-olah menjadi dosen penguji. Lalu berikanlah kesempatan pada teman-temanmu untuk memberi pertanyaan. Cara ini cukup efektif untuk melatih mentalmu sekuat baja jika sudah masuk ruang sidang. Selain itu, kamu juga menjadi lebih percaya diri karena kamu sudah mendapatkan gambaran kasar rasanya skripsimu diuji di depan teman-teman.
5. Begadang sebelum ujian pendararan itu haram, kecuali kalau ingin pingsan atau pikiranmu melayang-layang.

Jika terbiasa begadang, cobalah untuk tidur cepat di malam sebelum pendadaran. Kamu bisa tidur jam 22.00 malam dan cobalah terapkan tips tidur yang berkualitas. Tidur yang nyaman dan tidak begadang akan membuatmu tetap bisa mempertahankan energi, tubuhmu lebih segar dan pikiranmu lebih fokus saat hari pendadaran tiba. Jadi, semua pertanyaan bisa kamu babat habis tanpa rasa letih atau pikiran yang melayang-layang.
6. Makan bergizi dan tercukupi tidak hanya membuatmu jadi lebih berenergi. Pikiranmu pun juga jadi lebih fokus.

Kamu bisa konsumsi makanan yang kaya akan asam amino seperti telur, daging, atau ikan agar pikiranmu bisa lebih tajam. Jangan lupa konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi dan gandum agar lebih berenergi dan tak pingsan saat 2 jam ujian. Lalu agar tambah fresh nikmati saja buah dan sayur. Sarapan makanan seperti ini bukan hanya membuatmu berenergi, tapi juga membuat pikiranmu lebih fokus saat dihujani pertanyaan oleh dosen penguji.
7. Datanglah lebih awal saat hari pendadaran. Dengan begitu kamu punya waktu untuk menenangkan pikiran.

Datang lebih awal bisa membuatmu beradaptasi dengan ruangan ujian dan pikiranmu lebih tenang. Mungkin kamu bisa memeriksa layar LCD, memastikan baterai laptop terisi penuh, mengecek ulang berkas-berkas ujian, dan nikmati suasana ruang ujian sembari menunggu dosen penguji datang. Dengan begitu ruang ujian yang konon menyeramkan akan terasa lebih homy. Pikiranmu lebih tenang dan siap menghadapi pendadaran karena semua sudah siap dengan matang.
8. Jika kamu ingin pendadaranmu tak berakhir tragis, bersikaplah jujur dan jangan mengelak jika cela penelitianmu ditemukan.

Nah, tanpa harus menutupi cela penelitian, gak ada salahnya kamu coba berdiskusi dengan pikiran terbuka. Mungkin penelitianmu memang belum sepenuhnya bisa menjawab rumusan masalah yang kamu buat, maka akui saja itu dan berdiskusilah secara ilmiah agar kamu tahu apa yang harus kamu tambahkan dalam periode revisi. Mengakui bahwa penelitianmu bercela bukan berarti kamu gagal mempertahankan skripsi. Toh tidak ada sama sekali hasil karya ilmiah yang sempurna, termasuk hasil karya ilmiah dari dosen-dosen pengujimu sendiri.
Yang terpenting adalah data yang kamu masukan itu benar tanpa ada rekayasa atau kebohongan. Dengan jujur seperti ini, kamu justru bisa keluar dari sidang dengan senang hati.
9. Percayalah, sidang skripsi itu gak seram kok, asal kamu siap secara materi dan mental. Dijamin dua jam akan terasa cepat berjalan.

Daripada frustrasi, lebih baik fokus saja untuk menyiapkan materi. Kamu bisa melaksanakan tips dari Hipwee dan jangan lupa berdoa agar diberi kemudahan.
Kamu yang melakukan penelitian, jadi pasti kamu yang lebih menguasai. Kamu yang menulis naskah, jadi kamu yang lebih paham. Anggap saja ujian skripsi sebagai ajang diskusi bersama sang ahli (dosen penguji) agar penelitianmu lebih sempurna. Dengan begitu, dijamin dua jam pendadaran akan terasa cepat berjalan.
Sidang skripsi itu gak menyeramkan kok, kamu hanya butuh kesiapan materi dan mental yang tebal untuk menghadapi setiap pertanyaan dari dosen penguji. Dan 9 tips ringan ini bisa kamu terapkan saat pendadaran nanti.



0 komentar:
Posting Komentar